Keluarga Tagih Itikad Baik, Adinda Melinda Diduga Hilang Kontak Usai Pinjam Uang Rp25 Juta

PANGKEP – Persoalan utang- piutang yang diduga mencapai Rp25 juta menjadi keluhan seorang warga di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Seorang perempuan bernama Adinda Melinda dilaporkan sulit dihubungi setelah diduga menerima sejumlah pinjaman uang dari Sri Wahyuni.

Informasi tersebut disampaikan Yudi, adik Sri Wahyuni, kepada wartawan. Ia mengungkapkan, pinjaman itu diberikan secara bertahap dengan nominal yang berbeda-beda hingga jumlah keseluruhannya diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Menurut penuturan Yudi, transaksi pinjaman tersebut berlangsung beberapa kali, mulai dari Rp1 juta, Rp2 juta, Rp5 juta, hingga nominal Rp17 juta. Setiap kali meminjam, Adinda disebut menjanjikan akan mengembalikan uang tersebut.

Namun, hingga saat ini, pihak Sri Wahyuni mengaku belum menerima pengembalian sebagaimana yang dijanjikan.

“Awalnya pinjam Rp1 juta, kemudian Rp2 juta, Rp5 juta, sampai Rp17 juta. Kalau seluruhnya dijumlahkan, sekitar Rp25 juta,” ungkap Yudi.

Persoalan semakin sulit diselesaikan setelah Adinda disebut tidak lagi dapat dihubungi. Yudi mengaku pihaknya telah berupaya mendatangi kediaman yang bersangkutan di Galung Boko, Desa Labba, Kecamatan Minasa Tene, Pangkep. Akan tetapi, rumah tersebut disebut sudah dalam keadaan kosong.

Upaya menghubungi melalui telepon seluler juga belum membuahkan hasil karena nomor yang biasa digunakan Adinda dilaporkan sudah tidak aktif.

Bahkan, keluarga memperoleh informasi bahwa Adinda diduga telah meninggalkan Kabupaten Pangkep dan berada di wilayah Morowali. Meski demikian, informasi mengenai keberadaannya tersebut belum dapat dipastikan secara independen.

Atas kondisi tersebut, keluarga Sri Wahyuni berharap Adinda dapat segera menghubungi mereka untuk memberikan penjelasan sekaligus menyelesaikan persoalan pinjaman uang yang dipermasalahkan.

Yudi menegaskan, pihak keluarga masih mengharapkan penyelesaian secara baik-baik melalui komunikasi dan kesepakatan kekeluargaan.

“Kami berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai tidak ada komunikasi sama sekali,” harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan langsung dari Adinda Melinda terkait pengakuan pihak keluarga Sri Wahyuni mengenai pinjaman uang tersebut maupun kabar dirinya yang sulit dihubungi.(***)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List