Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Wisuda Daerah Universitas Terbuka (UT) Makassar Masa 2026 sebagai tamu kehormatan.
Dalam momentum akademik tersebut, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin itu turut menyaksikan pencapaian membanggakan salah seorang warga Kabupaten Bantaeng, Yasir Arafat, yang dinobatkan sebagai mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik tahun 2026.

Kegiatan wisuda berlangsung di Convention Hall Universitas Terbuka Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (2/11/2026).
Penghargaan yang diraih Yasir Arafat menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bantaeng. Pasalnya, ia merupakan putra daerah yang selama ini mengabdikan diri sebagai Analis Pengelolaan Keuangan pada Kejaksaan Negeri Bantaeng.
Uji Nurdin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi akademik yang berhasil diraih Yasir.
Ia berharap pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Selamat buat Bapak Yasir. Beliau ini merupakan Analis Pengelolaan Keuangan Kejari Bantaeng. Semoga prestasi yang didapatkan ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi demi kemajuan Kabupaten Bantaeng,” ujar Uji Nurdin.
Apresiasi Para Wisudawan, Dorong Kontribusi untuk Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bantaeng yang dikenal sebagai salah satu kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan tersebut juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Terbuka Makassar Masa 2026.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan komitmen dalam menempuh perjalanan akademik. Ia berharap gelar akademik yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Selamat atas pencapaian luar biasa ini. Gelar ini adalah bukti kerja keras kita yang diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.
Direktur UT Makassar: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan Belajar
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, menegaskan bahwa gelar akademik yang berhasil diraih para wisudawan bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, momentum wisuda menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengejar keunggulan akademik, tetapi juga membangun karakter, menjaga etika, serta memiliki kepedulian sosial.
“Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tapi juga kuat dalam karakter, santun dalam perilaku, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan persoalan sosial,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati Bantaeng dalam agenda wisuda tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap dunia pendidikan dan sumber daya manusia. Prestasi Yasir Arafat menjadi salah satu bukti bahwa putra daerah Bantaeng mampu menunjukkan kualitas dan daya saing melalui pendidikan serta pengabdian profesional.
Sumber: Humas Pemkab Bantaeng
Editor: Tim Redaksi



























